Pasha Ungu, Idolaku
Pasha Ungu adalah vokalis band Ungu. Nama aslinya yaitu Sigit
Purnomo Syamsudin Said, ya nama nama islam yang terdengar indah pemberian dari
kedua orang tuanya. Sigit Purnomo Syamsudin Said atau Pasha terlahir dan mulai
menikmati keagungan ciptaan Tuhan ini di Donggala pada tanggal 27 November
1979. Ayahnya bernama H. Syamsuddin Said dan
ibunya Hj. Andi Bumbeng yang berdarah Bugis.
Pasha
Ungu mengawali kiprah di dunia musik tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Dia berusaha, berdoa untuk mencapai cita cita yang dia inginkan waktu itu.
Sebelumnya dia pernah menginjakkan kakinya di perguruan tinggi ABA-ABI sebelum
akhirnya berhenti dan memutuskan untuk serius berkarier di dunia entertainment.
Pasha mengawali karier profesionalnya didunia entertainment sebagai model iklan
, pemain sinetron, dan bergabung dengan grup band lain sebelum Ungu. Pada tahun
1999, grup band Ungu tengah mencari personil untuk mengganti kekosongan vokalis
yang ditinggalkan oleh Michael. Pasha Ungu merasa tertarik kemudian mencoba
menawarkan suara indahnya untuk menggantikan Michael.Suara Indah Pasha cocok
dengan lagu- lagu yang dibawakan Ungu kemudian bergabunglah Pasha dengan Ungu.
Nasib dan takdir memang tak bisa ditebak. Dengan usaha dan kerja keras akhirnya
bersama Ungu, pasha berhasil menelurkan beberapa album yang sukses di pasaran.
Beberapa lagu ciptaan Pasha Ungu hingga sekarang yaitu Hampa hatiku, Ku Pinang
Kau dengan Bismillah, dan lain lain. Pasha Ungu menemukan jati dirinya bersama
Ungu.
Di
umur yang kini hampir 34 tahun, dia
tampak awet muda dan tak kalah dengan penyanyi muda lainnya. Empat buah hati dan
satu orang istri yang ia punya pun tak mengurangi kemudaan dari seorang
pujangga seperti Pasha Ungu ini. Kisya
Alvaro Putra Sigit, Shakinah Azalea Napasha, dan Nasha Anaya Putri Valentina
Pasha, ya , begitu lah sebutan dari buah hati dari vokalis band Ungu, Pasha
Ungu. Tak lama, rumah tangga Pasha mengalami cobaan dan akhirnya dia memutuskan
untuk berjalan sendiri tanpa Ibunda dari buah hati Pasha Ungu. Sekian lama
menduda Pasha Ungu akhirnya mendapatkan tambatan hati baru. Seorang pramugari
berparas anggun dan cantik kelahiran kota bandung ini memikat hati pasha Ungu.
Adelia Wilhemina, ya itulah nama Indahnya. akhirnya Cinta mereka berlabuh di pelaminan.
Tak lama mereka dikaruniai seorang pangeran kecil yang mereka namai Dewa Hikari
Zaidan Ibrahim.
Pasha
Ungu mempunyai sebuah karisma yang membuat setiap orang yang melihatnya jatuh
cinta kepadanya. Parasnya yang tampan, matanya yang sipit memperindah
pandangannya, hidungnya yang mancung menambah pesonanya, bibirnya yang sedikit
tebal menghiasi setiap senyum yang dilontarkannya, rambut yang dipotongnya cepak
membuat kesan cool melekat pada dirinya. Perawakan besar Pasha Ungu mengartikan
kewibawaan yang terpancar diwajahnya, membuat orang- orang yang mencintainya
tak pernah lelah memuja dan memujinya. Gaya bicaranya yang terkesan santai dan
penuh senyum menambah satu kebaikan yang melekat pada dirinya. Pasha Ungu tak
pernah meninggalkan karismanya dibawah panggung. Karisma itu dia bawa sampai ke
atas panggung menyejukkan hati setiap orang yang melihatnya. Kekhasannya dalam
bergaya diatas panggung membuat setiap orang yang melihatnya terpana dan serasa
tak ingin berpaling dari dirinya. Suaranya terdengar merdu diatas panggung,
ditambah dengan alunan musik beraliran pop ciptaannya membuat satu paketan
bagai satu paket KFC ayam beserta minumnya. Sangat lezat. Cowok dengan cewek
idaman putih, tinggi, rambut hitam panjang, ada sprutennya, funky, cool, berwawasan
ini menebarkan sejuta pesonanya sehingga membius setiap orang yang melihatnya.
Cowok
dengan tinggi 173 m dan berat 60 kg ini mengagumi sebuah warna yang menyejukkan
seperti halnya dirinya yang menyejukkan setiap orang yang melihatnya yaitu
warna biru. Makanan favoritnya yaitu mi instan dan telur dadar buatan tambatan
hati pasha Ungu, Adelia Wilhemina. Penyanyi yang memiliki zodiak sagitarius ini
merupakan penganut agama islam dan patuh dengan ajaran ajaran islam. Saat Pasha
ungu beranjak remaja, suara Pasha Ungu yang teralun indah dan fasih dalam
membaca al quran, nyanyian muratal yang digunakan untuk mengumandangkan ayat
ayat al quran terdengar syahdu di telinga para pendengarnya mengantarkannya
mendapatkan juara II lomba adzan se- Sulawesi Tengah. Dalam kehidupan sehari
hari dia terkenal sebagai lambang pemuda beriman yang menjadi idola remaja. Tempat
favoritnya yaitu dirumah saat dia bisa berkumpul dan bercanda gurau dengan
keluarga dan di studio saat dia bersama keempat temannya untuk membuat sebait
puisi yang nantinya akan ia nyanyikan di atas panggung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan, karena komentar Anda menentukan pandangan orang lain terhadap Anda.